Halo, bertemu lagi dengan Buk
Bia. Seperti janji saya pada tulisan terakhir kemarin, kali ini waktunya
membahas tentang pajangan DIY yang
sudah lebih dari setahun terpajang cantik di dinding rumah. Sebenarnya
inspirasi ber-DIY saya lebih sering
didapat secara tiba-tiba. Mak cling gitu,
lho. Terkadang hasil berburu di media sosial, terutama ketika berseluncur di instagram
juga bisa berbuah ide. “Ah, daripada beli, kayaknya bikin sendiri juga bisa,
kok.” Biasanya terbersit pikiran begitu kalau menemukan dekorasi lucu-lucu di
instagram.
Tentang pajangan dinding yang
akan saya bahas pada tulisan ini, idenya datang dari hobi jalan-jalan keluarga
yang selama ini sering kami lakukan di akhir pekan. Tidak harus keluar kota,
hanya berburu kuliner setelah menyusuri sawah di sekitar pedesaan pun juga
sudah cukup. Karena itulah saya ingin menempelkan quote di rumah yang bertuliskan tentang perjalanan. Kalimatnya juga
sudah saya dapat jauh-jauh hari, yang ternyata di dalam Al-Qur’an pun ada ayat
yang membahas tentang perjalanan. Ya, karena bumi Allah ini luas, maka pergilah
sejauh kau bisa agar bisa belajar banyak hal dan mengambil hikmah atas
ciptaan-Nya. Berdasarkan ayat itu jugalah yang membuat saya bermimpi jika kelak
bisa menginjakkan kaki di belahan bumi Allah yang lain bersama keluarga.
InsyaaAllah.
Oke. Jadi, untuk membuat pajangan
dinding ini, bahan utamanya adalah ranting-ranting pohon mangga yang saya dapatkan
ketika mudik ke Madiun. Ya, waktu itu bapak menebangi ranting-ranting yang
sudah liar, kemudian saya langsung memungutnya, memilah-milah ranting sesuai
panjang dan ketebalannya dan dibawalah pulang ke Pasuruan. Rantingnya pun hasil
impor, deh. Hehehe.
Inilah bahan-bahan yang harus
disiapkan:
- Kertas karton tebal
- Kertas asturo hitam
- Ranting-ranting pohon
- Spidol silver atau emas
- Penggaris & pensil
- Lem tembak
- Tali
Sekarang, bagaimana memulainya?
- Ukur kertas karton sesuai dengan besar pajangan dinding yang diinginkan, kemudian gunting.
- Ukur kertas asturo hitam, yang nantinya akan ditempel di tengah-tengah kertas karton. Ingat, Ukurankertas asturo hitam harus lebih kecil daripada kertas karton. Lalu gunting.
- Ambil kertas asturo hitam yang sudah digunting. Mulilah memberi garis tipis sebagai alat bantu agar ketika menulis kalimat nanti, tulisannya tidak miring.
- Mulailah menulis kalimat yang diinginkan dengan menggunakan spidol silver atau emas. Pastikan menulis dengan pas dan rapi.
- Rekatkan kertas asturo hitam yang sudah bertuliskan kalimat indah tadi, di tengah-tengah kertas karton.
- Mulailah susun ranting-ranting pohon sebagai piguranya, di setiap sisi kertas karton. Rekatkan dengan lem tembak.
- Ukur
tali secukupnya, gunting dan rekatkan tiap ujungnya di bagian belakang kertas
karton menggunakan lem tembak.
tampak belakang
- Pajangan
dinding siap dipasang.
Sebagai pelengkap dekorsi dinding
ini, saya juga menggantung tiga telenan yang berisi tempelan gambar negara-negara
yang mejadi impian untuk dikunjungi kelak. Aamiin. Cara membuatnya pun juga
sangat mudah.
- Telenannya, saya beli melalui instagram dengan harga Rp7.500 per bijinya. Murah, kan?
- Gambar-gambarnya cukup mengambil dari internet saja, dicetak kemudian dilaminating.
- Rekatkan gambar-gambar tersebut pada telenan dengan menggunakan double tape.
- Untuk mempercantik telenan, pasang pita di ujung telenan. Kali ini, saya menggunakan tali jerami kecil untuk menghias ujungnya.
- Telenan siap mempercantik dinding rumah.
Inilah hasil kreativitas saya
yang sebenarnya sudah berumur setahun lebih. Waktu itu hanya di-posting di media sosial saja dan baru kali
ini bisa berbagi step by step nya
lewat tulisan. Semoga bermanfaat, menginspirasi dan selamat mencoba. Oh ya,
terima kasih sudah berkenan membaca artikel ini. J
Salam hangat dan semangat,
Buk Bia
No comments:
Post a Comment