Saturday, 18 August 2018

It’s (not) Only Words – DIY


Halo, bertemu lagi dengan Buk Bia. Seperti janji saya pada tulisan terakhir kemarin, kali ini waktunya membahas tentang pajangan DIY yang sudah lebih dari setahun terpajang cantik di dinding rumah. Sebenarnya inspirasi ber-DIY saya lebih sering didapat secara tiba-tiba. Mak cling gitu, lho. Terkadang hasil berburu di media sosial, terutama ketika berseluncur di instagram juga bisa berbuah ide. “Ah, daripada beli, kayaknya bikin sendiri juga bisa, kok.” Biasanya terbersit pikiran begitu kalau menemukan dekorasi lucu-lucu di instagram. 

Tentang pajangan dinding yang akan saya bahas pada tulisan ini, idenya datang dari hobi jalan-jalan keluarga yang selama ini sering kami lakukan di akhir pekan. Tidak harus keluar kota, hanya berburu kuliner setelah menyusuri sawah di sekitar pedesaan pun juga sudah cukup. Karena itulah saya ingin menempelkan quote di rumah yang bertuliskan tentang perjalanan. Kalimatnya juga sudah saya dapat jauh-jauh hari, yang ternyata di dalam Al-Qur’an pun ada ayat yang membahas tentang perjalanan. Ya, karena bumi Allah ini luas, maka pergilah sejauh kau bisa agar bisa belajar banyak hal dan mengambil hikmah atas ciptaan-Nya. Berdasarkan ayat itu jugalah yang membuat saya bermimpi jika kelak bisa menginjakkan kaki di belahan bumi Allah yang lain bersama keluarga. InsyaaAllah.

Oke. Jadi, untuk membuat pajangan dinding ini, bahan utamanya adalah ranting-ranting pohon mangga yang saya dapatkan ketika mudik ke Madiun. Ya, waktu itu bapak menebangi ranting-ranting yang sudah liar, kemudian saya langsung memungutnya, memilah-milah ranting sesuai panjang dan ketebalannya dan dibawalah pulang ke Pasuruan. Rantingnya pun hasil impor, deh. Hehehe.

Inilah bahan-bahan yang harus disiapkan:
  • Kertas karton tebal
  • Kertas asturo hitam
  • Ranting-ranting pohon
  • Spidol silver atau emas
  • Penggaris & pensil
  • Lem tembak
  • Tali

Sekarang, bagaimana memulainya?
  1. Ukur kertas karton sesuai dengan besar pajangan dinding yang diinginkan, kemudian gunting.
  2. Ukur kertas asturo hitam, yang nantinya akan ditempel di tengah-tengah kertas karton. Ingat, Ukurankertas asturo hitam harus lebih kecil daripada kertas karton. Lalu gunting.
  3. Ambil kertas asturo hitam yang sudah digunting. Mulilah memberi garis tipis sebagai alat bantu agar ketika menulis kalimat nanti, tulisannya tidak miring.
  4. Mulailah menulis kalimat yang diinginkan dengan menggunakan spidol silver atau emas. Pastikan menulis dengan pas dan rapi.
  5. Rekatkan kertas asturo hitam yang sudah bertuliskan kalimat indah tadi, di tengah-tengah kertas karton.
  6. Mulailah susun ranting-ranting pohon sebagai piguranya, di setiap sisi kertas karton. Rekatkan dengan lem tembak.
  7. Ukur tali secukupnya, gunting dan rekatkan tiap ujungnya di bagian belakang kertas karton menggunakan lem tembak.
     tampak belakang
  8. Pajangan dinding siap dipasang.


Sebagai pelengkap dekorsi dinding ini, saya juga menggantung tiga telenan yang berisi tempelan gambar negara-negara yang mejadi impian untuk dikunjungi kelak. Aamiin. Cara membuatnya pun juga sangat mudah.

  1. Telenannya, saya beli melalui instagram dengan harga Rp7.500 per bijinya. Murah, kan?
  2. Gambar-gambarnya cukup mengambil dari internet saja, dicetak kemudian dilaminating.
  3. Rekatkan gambar-gambar tersebut pada telenan dengan menggunakan double tape.
  4. Untuk mempercantik telenan, pasang pita di ujung telenan. Kali ini, saya menggunakan tali jerami kecil untuk menghias ujungnya.
  5. Telenan siap mempercantik dinding rumah.

Inilah hasil kreativitas saya yang sebenarnya sudah berumur setahun lebih. Waktu itu hanya di-posting di media sosial saja dan baru kali ini bisa berbagi step by step nya lewat tulisan. Semoga bermanfaat, menginspirasi dan selamat mencoba. Oh ya, terima kasih sudah berkenan membaca artikel ini. J


Salam hangat dan semangat,

Buk Bia

No comments:

Post a Comment